<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5909547631536926328</id><updated>2011-09-28T15:54:02.231-07:00</updated><title type='text'>Ana Passompe (Anak Rantau)</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://passompe.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5909547631536926328/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://passompe.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Daeng Sam Dota</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05745695256768379152</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_zxI_fm9tnl8/TR0vDFoANzI/AAAAAAAAAAQ/1QTeIVdkYn4/S220/Meriam.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>1</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5909547631536926328.post-558289462162559703</id><published>2010-12-30T17:24:00.001-08:00</published><updated>2010-12-30T17:25:38.593-08:00</updated><title type='text'>SEJARAH PERANTAU BUGIS</title><content type='html'>&lt;h6 class="uiStreamMessage" data-ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:&amp;quot;msg&amp;quot;}"&gt;&lt;span class="messageBody"&gt; Suku  Bugis adalah suku yang tergolong ke dalam suku suku Deutero-Melayu,  atau Melayu muda. Masuk ke Nusantara setelah gelombang migrasi pertama  dari daratan Asia tepatnya Yunan. Kata 'Bugis' berasal dari kata to ugi,  yang berarti orang Bugis. Penamaan "ugi" merujuk pada raja pertama  kerajaan Tiongkok (bukan negara Tiongkok, tapi yang terdapat di jazirah  Sulawesi Selatan tepatnya Kecamatan Pammana Kabupaten Wajo saat ini)  yaitu La Sattumpugi. Ketika rakyat La Sattumpugi menamakan dirinya, maka  mereka merujuk pada raja mereka. Mereka menjuluki dirinya sebagai To  Ugi atau orang-orang/pengikut dari La Sattumpugi. La Sattumpugi adalah  ayah dari We Cudai dan bersaudara dengan Batara Lattu, ayahanda dari  Sawerigading. Sawerigading sendiri adalah suami dari We Cudai dan  melahirkan beberapa anak termasuk La Galigo yang membuat karya sastra  terbesar didunia dengan jumlah kurang lebih 9000 halaman folio.  Sawerigading Opunna Ware (Yang dipertuan di ware) adalah kisah yang  tertuang dalam karya sastra I La Galigo dalam tradisi masyarakat Bugis.  Kisah Sawerigading juga dikenal dalam tradisi masyarakat Luwuk Banggai,  Kaili, Gorontalo dan beberapa tradisi lain di Sulawesi seperti Buton.  Perkembangan&lt;br /&gt;Dalam perkembangannya, komunitas ini berkembang dan  membentuk beberapa kerajaan lain. Masyarakat Bugis ini kemudian  mengembangkan kebudayaan, bahasa, aksara, pemerintahan mereka sendiri.  Beberapa kerajaan Bugis klasik dan besar antara lain Luwu, Bone, Wajo,  Soppeng, Suppa dan sawitto (Kabupaten Pinrang), Sidenreng dan Rappang.  Meski tersebar dan membentuk etnik Bugis, tapi proses pernikahan  menyebabkan adanya pertalian darah dengan Makassar dan Mandar. Saat ini  orang Bugis tersebar dalam beberapa Kabupaten yaitu Luwu, Bone, Wajo,  Soppeng, Sidrap, Pinrang, Sinjai, Barru. Daerah peralihan antara Bugis  dengan Makassar adalah Bulukumba, sinjai, Maros, Pangkajene Kepulauan.  Daerah peralihan Bugis dengan Mandar adalah Kabupaten Polmas dan  Pinrang.&lt;br /&gt;Hubungan Aspek Sejarah dengan Perantauan Konflik antara  kerajaan Bugis dan Makassar serta konflik sesama kerajaan Bugis pada  abad 16, 17, 18 dan 19, menyebabkan tidak tenangnya daerah Sulawesi  Selatan. Hal ini menyebabkan banyaknya orang Bugis bermigrasi terutama  di daerah pesisir. Komunitas Bugis hampir selalu dapat ditemui didaerah  pesisir di nusantara bahkan sampai ke Malaysia, Filipina, Brunei dan  Thailand. Budaya perantau yang dimiliki orang Bugis didorong oleh  keinginan akan kemerdekaan. Kebahagiaan dalam tradisi Bugis hanya dapat  diraih melalui kemerdekaan.(Rahmat Munawar)&lt;br /&gt;Kepiawaian suku  Bugis-Makasar dalam mengarungi samudra cukup dikenal luas, dan wilayah  perantauan mereka pun hingga Australia, Madagaskar dan Afrika Selatan.  Bahkan, di pinggiran kota Cape Town, Afrika Selatan terdapat sebuah  suburb atau setingkat Kecamatan, yang bernama Maccassar, sebagai tanda  tangan penduduk setempat mengingat tanah asal nenek moyang mereka.&lt;br /&gt;Mata  Pencaharian Karena masyarakat Bugis tersebar di dataran rendah yang  subur dan pesisir, maka kebanyakan dari masyarakat Bugis hidup sebagai  petani dan nelayan. Mata pencaharian lain yang diminati orang Bugis  adalah pedagang. Selain itu masyarakat Bugis juga mengisi birokrasi  pemerintahan dan menekuni bidang pendidikan.&lt;/span&gt;&lt;/h6&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5909547631536926328-558289462162559703?l=passompe.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://passompe.blogspot.com/feeds/558289462162559703/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://passompe.blogspot.com/2010/12/sejarah-perantau-bugis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5909547631536926328/posts/default/558289462162559703'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5909547631536926328/posts/default/558289462162559703'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://passompe.blogspot.com/2010/12/sejarah-perantau-bugis.html' title='SEJARAH PERANTAU BUGIS'/><author><name>Daeng Sam Dota</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05745695256768379152</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_zxI_fm9tnl8/TR0vDFoANzI/AAAAAAAAAAQ/1QTeIVdkYn4/S220/Meriam.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
